Skip to content

13 Kesimpulan dan Rekomendasi Rakernas II SPAI FSPMI

April 9, 2012

Rapat Kerja Nasional SPAI FSPMI di Batang, Jawa Tengah, berhasil merumuskan setidaknya 13 (tiga belas) rekomendasi yang harus dijalankan selama satu tahun kedepan. Beberapa rekomendasi penting antara lain, dalam waktu satu tahun kedepan, SPAI FSPMI harus berhasil membentuk 5 (lima) Pimpinan Cabang, dan sekurang-kurangnya 100 (seratus) PUK serta 70.000 (tujuh puluh ribu) anggota. Beberapa orang boleh saja menganggap ini mimpi. Tetapi, bagi SPAI FSPMI, itu adalah motivasi untuk menjadikan organisasi ini sebagai serikat buruh paling disegani di Republik ini.

Tidak berhenti sampai disitu, SPAI FSPMI juga akan membudayakan rapat akbar. Setidaknya, sekali dalam setahun, masing-masing wilayah harus menyelenggarakan rapat akbar yang diikuti oleh seluruh anggota. Posko pengaduan outsourcing juga akan didirikan secara nasional, untuk mendekatkan kerja-kerja serikat dengan massa buruh. Di atas semua itu, kepatuhan anggota dalam membayar iuran harus terus ditingkatkan. Dengan iuran inilah, SPAI FSPMI bisa memastikan untuk menjadi independen dan terus bergerak mewujudkan cita-cita perjuangan.

Secara lengkap, kesimpulan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakernas II SPAI FSPMI adalah sebagai berikut:

1.      Melakukan Reshuffle Kepengurusan di tingkat Pimpinan Pusat SPAI FSPMI untuk memperkuat dan merevitalisasi organisasi. (sudah dijalankan menjelang penutupan Rekernas).
2.      Memperkuat peran dan kapasitas Pimpinan Cabang SPAI FSPMI untuk mengkonsolidasikan Pimpinan Unit Kerja dan pengembangan organisasi.
3.      Membentuk 5 (lima) Pimpinan Cabang, dan sekurang-kurangnya 100 (seratus) PUK serta 70.000 (tujuh puluh ribu) anggota pada tahun 2012
4.      Menyelenggarakan Pendidikan Terpadu dan Terapan berbasis kebutuhan dan kemampuan. Termasuk didalamnya menyusun silabus pendidikan Kesadaran Kelas/Ekopol.
5.      Mengoptimalkan kepatuhan terhadap pembayaran iuran (COS).
6.      Memberikan dana operasional Pimpinan Cabang maupun perangkat lainnya untuk penguatan dan pengembangan.
7.      Mengefektifkan media kampanye dan propaganda terutama melalui website dan group FB.
8.      Meningkatkan kualitas advokasi kasus dan kebijakan. Advokasi kasus  dengan prioritas utama isu outsourcing, jaminan sosial, hak berserikat, PKB, Upah serta hak normatif. Sedangkan  advokasi kebijakan skala prioritas adalah reformasi sistem pengawasan ketenagakerjaan, Perubahan UU PPHI, Uji Materi UU 13/2003 dan Uji Materi UU APBN P terkait kenaikan BBM
9.      Membuat Posko Outsourcing Nasional.
10.  Membudayakan rapat umum untuk masing-masing Pimpinan Cabang minimal 1 (satu) kali dalam tahun.
11.  Pengurus Pimpinan Unit Kerja dan Pimpinan Cabang, terutama Ketua dan Sekretaris, diwajibkan ikut Garda Metal.
12.  Mekanisme Munaslub, Muscablub dan Musniklub mengadopsi SPEE FSPMI.
13.  Rapat Pimpinan Pusat minimal 1  tahun sekali.

Baca Juga:

From → Rakernas

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: