Skip to content

Ribuan Demonstran Siap Kepung Bursa Efek Indonesia (Simbol Kapitalisme)

October 8, 2011

Kamis, 06 Oktober 2011 , 09:13:00 WIB Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi

RMOL. Gelombang demonstrasi di Amerika Serikat (AS) kian meluas. Pemerintah AS dinilai lebih berpihak pada korporasi atau perusahaan-perusahaan besar daripada warga negaranya sendiri.

Gerakan “Duduki Wall Street” ini menilai sistem kapitalisme telah memperlebar jurang antara yang miskin dan kaya. Kapitalisme membuat angka pengangguran kian tidak terbendung sebab lebih berpihak pada kebijakan perusahaan yang memutus    hubungan kerja.

 Di Indonesia, sementara kalangan, seperti Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS), menilai simbol kapitalisme di Indonesia adalah Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terletak di Jalan Surdiman. Karena itu, seperti di AS, siang ini, sekitar pukul 10.00 WIB, ribuan massa KAJS akan mengepung BEI.

“Kita akan kepung BEI seperti Wall Street,” kata Koordinator Aksi, Nyumarno, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 9/10).

Kata Nyumarno, ribuan massa yang terdiri dari buruh dan petani ini datang dari Jakarta, Serang, Karawang, Bekasi, dan Puwakarta. Tuntutan mereka adalah meminta pemerintah SBY-Boediono segera mengesahkan RUU Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS).

Kedatangan mereka ke BEI karena mensinyalir dana jaminan sosial seperti yang tersimpan di PT Jamsostek, PT Taspen, PT Asabri, dan PT Askes diperdagangkan di bursa saham. Faktanya, asuransi dan jaminan sosial (Pensiun)yang selama ini diterima peserta asuransi Taspen dan Asabri tersebut bukan dari hasil pengelolaan dana peserta, melainkan dari APBN. Jadi kemana dana peserta dari TNI/POLRI yang setiap bulan dipotong (dana pensiun) dari gaji mereka..??

Selain itu, kata Nyumarno, bila pemerintah tidak juga mengesahkan RUU BPJS maka hal ini membuktikan pemerintah lebih berpihak kepada korporasi besar daripada kepada warga negara sendiri. Padahal menjamin seluruh warga negara adalah amanat konstitusi yang wajib dilaksanakan pemerintah.

“Bila sampai tanggal 25 Oktober pemerintah tetap bandel tidak mengesahkan, maka benar-benar kami akan menduduki BEI,” demikian Nyumarno. [ysa]

Sumber: http://www.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=41525
Post By. NDP

3 Comments
  1. Bongkar “maling2” uang buruh di Jamsostek…!!!

  2. Anonymous permalink

    Uang buruh tak hanya diinvestasikan nggak jelas; ternyata banyak dugaan coorupt para direksi jamsostek bahkan Dirut-nya diduga paling parah.

  3. Anonymous permalink

    Uang buruh tak hanya diinvestasikan nggak jelas; ternyata banyak dugaan coorupt para direksi jamsostek bahkan Dirut-nya diduga paling parah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: